jangan pernah bermain api,
mungkin itulah, aku padamu ^_^
awalnya, aku hanya mencari pelarian,
lalu aku memulai permainan…
semuanya mengalir dengan perlahan namun pasti,
aku tahu itu bukan karena faktor kamu suka aku,
tapi kamu segan padaku…
awalnya, aku tak perduli saat kamu tak perduli padaku,
toh aku hanya bermain-main…
aku sedang liar saat seseorang melepas ikatanku dari hatinya,
lalu aku menemukanmu membantuku berdiri…
dan keadaan semakin bergeser,
ketika hatiku semakin dihancurkan,
kamu semakin nampak jelas…
meski tak menyembuhkan luka,
tapi kamu tak menambah luka baru…
tiap sakitku datang karena cemburuku padanya,
aku berlari padamu,
dan kamu membuatku kesal…
tapi, entah mengapa aku terhibur…
pernah, aku terluka begitu hebat…
dan esoknya aku masih begitu marah,
sesitivitasku sangat tinggi,,,
bahkan aku marah padamu yang tahu apapun,
aku berniat mengakhiri semuanya…
dengannya, denganmu…
toh kamu tak perduli kan?
tapi,
kamu meneleponku…
lama…….
aku tahu kamu jarang sekali melakukan itu,
bahkan membalas sms pun awalnya kamu malas…
dan kamu meneleponku karena khawatir,
kamu tak ingin melihatku marah…
kamu perhatian, ternyata… dibalik sikap dinginmu…
kamu sebenarnya sangat seru,
ceria dan lucu…
banyak hal baru yang kuketahui darimu…
ternyata kita pernah bertemu bertahun lalu, saat kamu masih smp dan aku sma,
lucu ya? wakakakaka…
aku sering ngambek,
entahlah… belakangan emosiku belum cukup stabil,
dan kamu selalu kena imbas.. bahkan kamu pernah cerita,
kamu pernah menangis karena kata-kataku yang tajam…
maaf, sayang…
dan, kamu selalu saja sabar…
kamu selalu menungguku sampai reda, lalu kembali bertanya,
meski tak jarang kujawab ketus, kamu tak gentar…
kamu tahu cara menjagaku, aku terkesan ^_^
kamu, anak baik… anak rumahan…
hahahaha (love u bee….)
terlalu baiknya, ampe susaaaah banget keluar rumah kalo gak dipaksa,…
2 kali konser, 1 kali nonton, hm.. selebihnya kita jarang bertemu….
tapi, suaramu harus kudengar saat aku sedang letih…
suara itu lebih hebat dari apapun dan meningkatkan serotonin otakku…
seiring waktu berlalu,
seiring sakit hati yang makin memuncak dengan semua sikapnya,
seiring dia tak pernah datang dan pulang,
seiring perasaanku yang hilang padanya,
seiring itu pula kamu semakin mendominasi semua hati dan pikiranku,…
aku sayang kamu,
dan aku akan setia menjagamu,
sampai akhir aku harus pergi,
selama kamu tidak menduakanku ^_^
aku tak pernah meminta apapun padamu,
kamu ahnya perlu diam dan menerima,
tersenyum dan menyemangati,
memperhatikanku dan ada untukku,
itu saja ….
terimakasih,
andai kamu tak ada…
mungkin aku sudah berkeping…
i love u…
and i’ll be all that u want…
cintaku masih untuknya,
namun kini aku milikmu …
pelan-pelan saja………. <3