RSS

Monthly Archives: October 2010

Jati….

Bukan maksud Jati untuk mengakhiri semuanya.

Ia masih sangat mencintai kekasihnya, namun apa daya sang kekasih telah berpaling.

Segala daya telah Jati lakukan untuk mengembalikan semua keadaan menjadi seperti awalnya.

Memulihkan kecanggungan dan kebekuan antara dia dan kekasihnya, tapi hasilnya nihil.

Selalu ada nama-nama lain diantara mereka.

Membuat Jati muak pada keadaan dan akhirnya memilih pergi dengan hati terluka.

kecewa…

marah…

Jati tak pernah lagi bertemu dengan kekasihnya, yang bernama Diri, selama sisa hidupnya…

itulah, mengapa sampai anak-cucu Jati pun tak pernah menemukan JATI DIRI mereka, karena diliputi kekecewaan dan kemarahan dan luka yang sengaja tak ingin mereka tutupi.

Bangga menjadi manusia paling menderita dan tersakiti, lalu dikasihani dan diperhatikan, dan semakin tidak memiliki Jati Diri.

sesungguhnya hidup adalah tentang membahagiakan diri sendiri dan orang lain, dengan tidak merugikan diri sendiri dan orang lain ^_^

dear Jati, sesungguhnya Diri tak pernah meninggalkanmu. Ia mencintaimu, sekokoh kayu jati :)

Denpasar, 22 Oktober 2010

Ve!

 
1 Comment

Posted by on October 22, 2010 in katakatagajelas

 

pada sebuah taman langit…

pada sebuah taman langit kutemukan harapan,

pada sebuah tepi langit kutemukan impian,…

 

lelah aku berjalan, menyusuri celah sendirian…

kemana cinta saat kubutuhkan?

kemana tega saat kuperlukan?

 

semua berhamburan tak karuan,

lalu lenyap tak terelakkan…

 

hidup bukan hanya tentang menunggu, diabaikan, ditinggalkan, terluka, menangis…

tapi hidup ini juga tentang ditunggu, diperhatikan, dicintai, bahagia, tertawa…

 

maka kupaksakan diri menuju taman langit, mesti tiap tangga kearahnya adalah perih…

dan kulangkahkan hati menuju tepi langit, meski mungkin akhirnya nanti aku akan terjatuh (lagi)

 

cinta. cinta. cinta.

persetan dengan cinta.

luka. luka. luka.

enyah segera dari jiwa.

 

aku hanya percaya pada teori NYA yang bernama karma.

jika aku menyakiti, aku pasti akan disakiti.

jika aku mencintai, aku pasti akan dicintai.

 

dan akhirnya,

aku terhenti di taman langit, memandangmu kelu, cinta pertamaku hingga detik ini kutulis tetap sama besarnya.

dan aku terjebak di tepi langit, yang menawarkan kebahagiaan asing bernama ‘pelarian cinta’

 

Denpasar, 21 oktober 2010.

Ve!

 
Leave a comment

Posted by on October 21, 2010 in katakatagajelas

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.